Monday, April 1, 2019

Cara Mendidik Anak Dengan Parenting Islami


Sebagai orang tua pasti kita mengerti jika menerapkan pendidikan yang baik pada anak di rumah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk kita selalu belajar bagaimana cara yang benar dalam mendidik mereka supaya kelak tumbuh menjadi anak yang saleh atau shalihah dan mempunyai karakter yang islami. Nah, bagaimana caranya? Sekarang kita akan menjelaskan bagaimana metode mendidik anak balita dengan memakai cara parenting islami yang bisa anda terapkan, silahkan simak penjelasannya dibawah ini!

1. Menjalin Kedekatan Pribadi antara Keluarga dengan Memanfaatkan Quality Time yang Ada untuk Sharing Ilmu bersama


Hal yang cukup penting terutama untuk orang tua yang sedang sibuk dengan karirnya masing-masing. Anda dapat memanfaatkan hari libur maupun waktu luang sesudah pulang kerja agar tetap memiliki quality time dengan anak-anak anda. Saat keluarga sedang berkumpul, manfaatkan keadaan ini untuk menjalin ikatan batin / kedekatan anak dengan orang tua serta juga dengan saudara lainnya. Lakukan berbagai macam kegiatan bersama misal sholat, olahraga, bermain, ngobrol serta hal-hal lainnya yang bisa mempererat hubungan keluarga. Nah, apabila telah seperti ini pasti dapat membuka kesempatan untuk kita sebagai orang tua untuk membimbing, memberikan pengarahan serta membagikan ilmu kepada anak anda karena kedekatan yang terjain dapat memudahkan anak dalam menerima serta mengingat arahan serta ilmu yang sudah disampaikan


Parenting Islami


2. Tidak Membuat Anak Jenuh Belajar dengan selalu Berinovasi dalam Memberikan Berbagai Materi Pengajaran yang Tak Hanya Berbobot Namun Juga Asik di Rumah

Nah, kadang-kadang ini kita luapakan! Anda terlalu fokus terhadap materi pengajaran yang akan disampaikan hingga lupa mengenai cara mendidik anak balita dengan cara penyampaian yang asik dan juga menarik. Padahal, dapat saja mereka sudah jenuh dengan cara belajar yang begitu begitu saja. Oleh sebab itu, Yuk mulai saat ini kita harus menambah inovasi ketika sedang mendidik anak balita supaya mereka selalu excited saat belejar, senang dengan metodenya, mencintai ilmunya, menyukai prosesnya sehingga hatinya senang untuk menerapkannya.
Nah bagaimana caranya? Masih bingung? Tenang saja, kita bisa berkreasi dengan berbagai macam metode yang menarik yang pada dasarnya memang disukai anak-anak, contohnya memperkenalkan tentang AL-Qur’an, sunnah, bahasa arab, siroh nabawiyah melalui media speaker murottal, contoh lainnya anda bisa menceritakan tentang kisah kisah teladan dari sahabt nabi tentang bagaimana berpegang teguh kepada tauhid-Nya, menonton video kartun islami atau menyimak acara tv edukasi untuk anak sambil menjelaskan makna-makna yang terkandung didalamnya kepada anak anda. Anda pun bisa mengajarkan anak anda melalui sebuah permainan tertentu supaya menumbuhkan kecintaan serta pemahaman islam sejak masih kecil.

Apakah hanya ini saja? Tentu tidak, masih ada sangat banyak cara lainnya dan inilah yang menjadi PR kita sebagai orang tua untuk selalu mengupgrade ilmu, perbanyak membaca referensi untuk memperkaya serta mengupdate cara kita dalam mengajarkan anak kita.

3. Menggali Setiap Hikmah dari Berbagai Kejadian yang telah Anak Alami, Baik Itu Kejadian yang Menyenangkan Maupun yang Tidak


Jangan sampai melewatkan setiap peristiwa yang anak anda alami tanpa mengambil hikmah yang ada didalamnya, entah itu peristiwa menyenangkan ataupun yang tidak menyenangkan. Jadikan hal ini sebagai salah satu bentuk mendidik anak anda dalam memahami serta mengerti banyak hal. Contohnya, saat anak anda sedang bertengkar dengan temannya disebabkan berebut mainan maka kita tidak boleh langsung memarahinya, namun ajarkan dan beri pengertian kepada mereka bahwa berebut serta bertengkar dengan teman itu tidak baik,, harus dimainkan secara bergantian bukan berebut. Dapat juga saat anak anda memperoleh ranking 1 di kelasnya, ajarkan kepada anak anda untuk cara bersyukur kepada Allah, menjelaskan tentang sifat tawadhu dan melarangnya untuk sombong.



4. Membentuk Kebiasaan dan Karakter Islami pada Anak di dalam Rumah dengan Menerapkan Berbagai Amalan Sunnah dan Adab-Adab yang telah Diajarkan Rasulullah


Salah satu kewajiban kita sebagai orang tua tidak cuma sekedar mengurus anak saja, memberinya makan, serta menyekolahkan mereka, namun juga ada yang lebih penting dari semua hal di atas yaitu menanamkan akhlak yang baik, akhlak yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah kepada umatnya.
Dari sahabat Umar bin Abi Salamah radhiallahu ‘anhu, ia mengisahkan, “Dahulu ketika aku masih kecil dan menjadi anak tiri Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, dan (bila sedang makan) tanganku (aku) julurkan ke segala sisi piring, maka Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ‘Hai nak, bacalah bismillah, dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari sisi yang terdekat darimu.’ Maka semenjak itu, itulah etikaku ketika aku makan,” (Muttafaqun ‘alaih).
Nah, metode mendidik anak anda dengan amalam-amalan sunnah yang bagaimana yang bisa kita terapkan kepada si kecil? Tentu ada banyak sekali, seperti contoh diatas yaitu metode mendidik anak – anak yang sudah Rasulullah ajarkan kepada Umar bin Abi Salamah pada hadits diatas. Selalu mulai dengan hal-hal yang sederhana seperti mengajarkan adab pada saat makan dan minum, adab saat akan dan bangun tidur, patuh terhadap kedua orang tua, sikap pada saat bergaul bersama teman, dll. Membiasakan mereka untuk melakukan berbagai sunnah di kehidupan sehari-hari dapat membawa dampak yang bagus, secara perlahan namun pasti Insya Allah akan terbentuk kebiasaan serta etika hingga mereka dewasa.

5. Anak adalah Peniru yang Baik maka Tunjukanlah Segala Hal Baik yang Dapat Mereka Tiru, Ini Merupakan Cara Mendidik Anak Balita yang Patut Diperhatikan


Dalam menerapkan parenting islami di rumah, orangtua perlu mempunyai kepribadian yang bisa dicontoh atau bisa dijadikan teladan yang baik serta benar oleh anak-anaknya, contohnya jangan membiasakan untuk berbohong di depan anak apabila kita tidak ingin anak kita menjadi pembohong ataupun jangan gampang marah serta memukul dirumah aapbila anda tidak menginginkan anak anda nantinya besar menjadi seorang yang tempramen serta kasar kepada siapapun. Selalu berilah contoh baik misalnya selalu berusaha menepati janji kepada anak, mengaplikasikan perilaku sabar tetapi tegas dan disiplin
Namun mereka itu masih kecil, apa mereka dapat mengerti? Tentu saja, justru disebabkan mereka masih kecil kita perlu fokus kepada cara mendidik anak balita kita serta mengaplikasikan hal-hal baik kepada mereka, karena anak akan meniru apa yang berada di sekitarnya dengan cepat melalui seluruh pancara indranya.
Dengan begitu, hal yang tidak kalah penting yang wajib diperhatikan tidak hanya mengenai cara mendidik anak anda saja namun juga bagaimana cara anda supaya mempunyai semangat untuk terus belajar memperbaiki kepribadian anda dirumah sebelum nantinya akan dicontoh oleh anak-anak. Orang tua perlu terus bercermin guna menginstrospksi diri apakah tindakan kita serta metode mendidik anak yang sudah kita lakukan telah sesuai dengan ajaran Islam atau belum.


Inilah beberapa metode untuk mendidik anak menggunakan cara parenting islami yang bisa anda terapkan di rumah. Perlu diketahui bahwa otak anak ketika masa keemasan, mereka bisa digambarkan seperti kaset yang kosong yang bisa menyerap semua informasi dengan cepat. Kesalahan pemahaman yang diserap sejak dini dapat mengakibatkan kesalahan dikemudian hari. Oleh sebab itu, kita perlu berhati-hati saat mengajarkan anak tentang hal baru.


0 comments:

Post a Comment