Tuesday, September 3, 2019

Cara Merawat Pohon Durian Yang Masih Muda


Umumnya proses pemeliharaan tanaman buah durian dikerjakan dengan metode melakukan penjarangan serta penyulaman, perempelan, penyiangan, pemupukan, dll.  Kami akan berikan rekomendasi cara merawat pohon durian yang masih kecil secara singkat, padat dan jelas dibawah ini:





1. Penjarangan & Penyulaman
Tujuan utama dari proses penjarangan serta penyulaman yaitu mencegah kematian bibit durian supaya tidak menghasilkan seluruh energinya guna proses pembuahan nanti. Proses penjarangan ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kelangsungan hidup tanaman, cita rasa, ukuran serta kuantitias buah setiap tahunnya

Penjarangan harus dilakukan secara bersamaan dengan pengguguran bunga dimana saat bunga selesai bergugur maka besok harus secepatnya dilakukan penjarangan.

Salah satu metode penjarangan yang paing sering dilakukan yaitu menyemprotkan hormon tertentu misalnya Auxin A ketika bunga maupun bakal buah baru memiliki umur satu bulan. Ketika itu, sebagian besar bunga sudah terbuka dan sudah dibuahi. Saat hormon disemprotkan, bunga yang telah dibuahi akan terus melanjutkan proses pembuahannya sementara bunga yang belum sempat dibuahi akan mati secara alami. Biasanya jumlah buah durian yang dijarangkan kurang lebih 50-60% dari seluruh buah yang ada.
  


2. Pemangkasan/Perempelan
Dahan-dahan yang ingin dibentuk tidak perlu dililit memakai kawat namun cukup dibanduli atau agak ditarik paksa ke bawah supaya pertumbuhan tanaman tidak mengarah ke atas. Daerah cabang yang akan dibentuk dibungkus dengan kalep, kain atau plastik supaya dahan tidak terluka. Dahan yang sudah dibungkus tadi kemudian diikat dengan kali, ditarik dan diikat menggunakan pasak. Sehingga dahan yang tadinya akan tumbuh tegak keatas mulai berganti arah ke bawah dengan alur horizontal.


3. Penyiangan
Supaya tidak muncul persaingan antara pohon durian dengan rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman selama masa pertumbungan, harus dilakukan penyiangan sampai radius 1 meter dari pohon.


4. Pemupukan
Sebelum proses pemupukan dilakukan, anda harus memperhatikan kondisi tanah, keperluan tanaman yang ingin dipupuk serta kandungan unsur hara yang ada didalam tanah.



5. Pengairan Dan Penyiraman

Tanaman durian memerlukan banyak air pada masa pertumbuhannya namun tanah dimana tempat pohon tersebut tumbuh tidak boleh sampai terlalu basah / becek dan tergenang dalam waktu yang lama. Bibit durian yang akan ditanam memerlukan rutinitas penyiraman minimal satu kali dalam sehari, apalagi jika bibit tersebut ditanam saat musim kemarau.

Saat tanaman sudah berusia satu bulan, penyiraman dapat dikurangi menjadi tiga kali dalam seminggu. Durian yang ditanam dalam skala besar tentunya memerlukan ketersediaan sumber air yang cukup. Saat pengairan, ada baiknya dibikinkan sistem irigasi atau drainase supaya air tidak menggenangi tanaman dalam waktu yang cukup lama.



6. Waktu Penyemprotan Pestisida

Untuk memperoleh proses pertumbuhan bibit yang bagus, kami rekomendasikan supaya satu kali dalam 2 minggu bibit durian disemrot dengan zat pengatur pertumbuhan yaitu Atonik dengan dosis 1 cc/liter air kemudian ditambahkan dengan Metalik sebanyak 0,5 cc/ liter air. Hal ini dilakukan agar memicu proses pertumbuhan tanaman tersebut lebih sempurna

Supaya mencegah serangga mampir ke tanaman durian anda, jangan lupa untuk menyemprotkan secara teratur obat anti serangga (insektisida Basudin). Untuk jenis cendawan cukup dengan mengolesi batang menggunakan cairan fungisida seperti Dhitane ataupun Antracol supaya sehat. Akan lebih bagus lagi jika saat melakukan proses tanam, batang durian langsung dilumuri oleh fungisida itu.


7. Pemeliharan Lain

Pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) ini memiliki fungsi untuk mengatur jaringan-jaringan yang terdapat pada organ penting tanaman. ZPT tidak akan memberikan unsur hara tambahan pada tanaman. Penggunaan ZPT harus sesuai dosis karena jika terlalu berlebih dapat membuat tanaman menjadi lemah. Perhatikan label pada kemasan dan campurkan dengan air jangan disemprotkan secara langsung.

Monday, September 2, 2019

Jual Madu Hutan Asli


Madu hutan adalah madu yang memiliki tekstur cair dan kental, rasa manisnya hampir seperti gula, mempunyai manfaat dan kandungan yang sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Madu hutan mempunyai perbedaan dengan madu biasa yaitu madu ini dihasilkan dari lebah yang hidup liar di hutan, membuat sarang di pohon tinggi dan memproduksi madu. Sementara madu biasa umumnya berasal dari lebah yang memang dikhususkan untuk diternak oleh si pembudidaya.



Rasa manis yang terdapat didalam madu hutan asli ini asalnya dari nektar tumbuhan asli dan murni yang diambil sang lebah dari bunga yang berada sekitar sarangnya di Hutan. Nektar yang diambil pun sangat beragam (multiflora) seperti nektar tanaman akasia, karet, durian, dll. Semua nektar dari bunga ini memiliki unsur monosakarida yaitu fruktosa dan glukosa. Unsur-unsur inilah yang menyebabkan madu hutan memiliki rasa manis seperti gula.







Ciri kimia madu hutan cukup unik, mikroorganisme jahat seperti bakteri negative sangat sulit untuk membeah diri didalam madu hutan asli. Hal ini dikarenakan kadar air yang berada didalam madu sangatlah kecil. Hal ini pula yang menyebabkan harga madu kental jauh lebih mahal dibandingkan madu cair.




Pada zaman dahulu madu hanya dipakai untuk pemanis tambahan pada makanan dan minuman. Sementara saat ini banyak madu yang dipakai pada bidang kecantikan, bahan baku minuman dan makanan serta obat-obatan




Untuk memperoleh madu hutan asli yang berasal dari pedalaman seperti Sumatera, Kalimantan Dan Sulawesi anda bisa memperolehnya di website http://penjual.top/. Website ini menyediakan berbagai macam jenis madu mulai dari jenis madu hutan hingga madu ternak dengan harga kompetitif dan keaslian serta kemurnian yang terjaga.
Tidak hanya madu hutan saja, ada juga madu jenis stingless bee atau biasa dikenal dengan madu klanceng / kelulut. Nah berikut ini Daftar Harga Madu Hutan Asli yang dijual oleh website tersebut



Nama Madu Harga
1Madu Hutan Murni Kopi (1000 gram)Rp.165.000
2Madu Hutan Murni Nektar Multiflora  (1000 ml)Rp.180.000
3Madu Hutan Asli Sumatera (500 ml)Rp.248.500
4Madu Hutan Murni Sumbawa (500 ml)Rp.300.000
5Madu Hutan Murni Konaweha di Sulawesi Tenggara (500 ml)Rp.120.000
6Madu Hutan Murni Sialang Sumatera Selatan(1kg)Rp.160.000
7Madu Hutan Murni Jawa (500 ml)Rp.220.000


Kandungan gizi dan vitamin yang ada didalam madu hutan cukup tinggi, sehingga madu ini sangat cocok untuk menjaga kesehatan tubuh. Secara umum berikut hasil tes laboratorium dari madu hutan.

  • Fruktosa : 38.2%
  • Glukosa : 31.3%
  • Maltosa : 7.1%
  • Sukrosa : 1.3%
  • Air : 17.2%
  • Gula paling tinggi: 1.5%
  • Abu (analisis kimia) : 0.2%
  • Lain-lain : 3.2%


Madu hutan memiliki tekstur kekentalan sekitar 1,36 kg / liter atau bisa dikatakan 36% lebih kental dibandingkan air. 

Salah satu zat yang ada pada madu hutan yaitu glukosa. Glukosa ini merupakan tipe gulayang memiliki sifat monosakarida sehingga usus dapat menyerap nya dengan mudah. Selain pemanis alami, ada juga kandungan vitamin A, B kompleks, C, Phospor, zat besi, kalsium, dll.
Tak hanya itu saja, didalam madu hutan jua terdapat enzim yang dapat melancarkan metabolisme pada tubuh manusia. Selain itu dengan kandungan antibakteri dan anti inflamasi menjadikan madu ini bisa dijadikan antibiotic alami.